28 - 08 -2023, Campus of future Harmony
Pada pagi hari kemarin, jam mata kuliah etika profesi diisi oleh bu Okta. Beliau menerangkan tentang etika, kalimat pertama dari judul mata kuliah, apa maksudnya, tujuan adanya dan pengertian-nya dari berbagai sumber.
What is it?
Usut punya usut kata "etika" berasal dari bahasa Yunani yakni Ethos yang berarti kebiasaan, atau memiliki arti lain kecenderungan batin manusia dalam perilakunya. Menurut George Reynolds, pengarang dari buku Ethics in Information Technology, etika berarti keyakinan dalam benar dan salah pada suatu masyarakat. Sedangkan di KBBI etika memiliki tiga arti yang semuanya mengarah pada satu hal, yakni nilai tentang salah dan benar dalam suatu golongan.
Berbicara mengenai etika, ada dua hal yang memiliki hubungan dengannya, yakni Moral dan Hukum. Moral sendiri memiliki pengertian keyakinan sseorang mengenai benar dan salah. Dan hukum adalah sistem yang memberitahukan kita mana yang benar dan mana yang salah untuk dilakukan.
Etika & Etiket
Etika merupakani kata yang hampir sama dengan etiket, karena memang pada dasarnya mereka berasal dari asal kata yang sama, tentu saja terdapat perbedaan pengertian dari dua kata tersebut. Etika adalah cara kita melakukan suatu perbuatan dengan memberikan norma dari perbuatan tersebut. Misalnya kita berkomunikasi dengan orang yang lebih tua dari kita, maka salah satu dari norma etika ketika berbicara dengan yang lebih tua adalah "Tidak Menyela", jadi hendaknya kita mendengarkan dengan tuntas apa yang diucapkan oleh lawan bicara kita yang lebih tua.
Sedangkan Etiket, berlaku ketika kita sedang melakukan sesuatu bersama orang lain. Ketika sedang menghadiri acara makan bersama dan disuguhkan banyak makanan, sesuai dengan kesopanan, kita dianjurkan untuk mengambil makanan yang lebih dekat dengan kita, apabila kita mengambil yang jauh, itu sudah bisa dibilang melanggar etiket. Berbeda dengan ketika kita makan sendiri, maka etiket tidak berlaku.
Profesi
Kita sering mendengar istilah "Professional", yakni orang yang terkenal ahli dalam suatu bidang, sebenarnya istilah tersebut berasal dari kata profesi. Profesi sendiri merupakan pekerjaan yang didalamnya terdapat tugas yang harus dikerjakan menggunakan kemampuan khusus, yang tentunya harus dipelajari lewat lembaga pendidikan tertentu, dan kurikulumnya bisa dipertanggungjawabkan.
Professional sendiri adalah sebutan dari orang yang menekuni suatu profesi, yakni orang yang memiliki sebuah profesi dan sebutan penampilan seseorang dalam menjalani profesinya.
Sebuah profesi memiliki ciri - ciri tertentu, sebenarnya ada 8 ciri - ciri yang disebutkan dalam mata kuliah, namun kali ini kita hanya akan mengambil 3 saja yang mana menurut saya terkesan umum dan iconic bagi masyarakat.
1. Keterampilan Berdasarkan Pengetahuan Teoritis
Sudah tidak bisa diragukan lagi bahwa seseorang yang menjalani profesi mengetahui apa yang akan ia kerjakan secara teori, untuk mempersiapkan dirinya dalam bekerja dan meningkatkan karir, seorang professional hendaknya mempelajari dan mengira - ngira apa yang akan ia hadapi selam ia bekerja nantinya, walaupun sama sekali belum pernah beraksi di lapangan profesi-nya.
2. Ujian Kompetensi
Sebuah profesi tidak menjadi profesi lagi apabila tidak terdapat ujian kompetensi didalamnya. Mendapatkan orang yang cocok dari sekian banyak orang yang hendak menjalani sebuah profesi adalah hal yang wajib untuk diperhatikan. Tentu untuk mengerjakan sebuah proyek rancangan perangkat lunak keamanan internet, kita tidak bisa menggaet seorang tukang sapu maupun sarjana jurusan hukum pidana.
3.Status & Imbalan
Bayangkan setelah bekerja mati - matian menjalani profesi, setelah keluar hasil pekerjaan kalian, ternyata kita tidak mendapat imbalan sepeserpun, atau kita mendapat imbalan namun tidak sepantaran jerih payah yang kita keluarkan, tentu kita akan menganggap usaha kita sia - sia, maka dalam profesi terdapat status dan imbalan.
And this... is Etika Profesi
Menurut Keiser, etika profesi memiliki arti pelayanan dengan penuh keahlian dan secara professional sebagai bentuk kewajiban terhadap masyarakat dan melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab. Dan etika profesi ini memiliki sebuah kode etik, yakni kode norma yang tertulis dengan tegas untuk menyatakan mana yang benar dan mana yang salah. Tujuannya agar professional dapat membrikan jasa sebaik - baiknya dan melindungi dari perbuatan tidak professional.
Kode etik profesi memiliki beberapa fungsi, diantaranya menjadi pedoman bagi sebuah profesi untuk diikuti oleh para professional, menjadi pengontrol bagi masyarakat sekitar dengan suatu profesi, dan mencegah adanya campur tangan organisasi lain di luar profesi.
Kesimpulan & Opini
Melihat dari apa yang telah di jelaskan oleh bu Okta dari materi - materi tersebut, dapat kita ambil sebuah kesimpulan bahwa etika profesi memanglah layak untuk kita pelajari dan terapkan bersama dalam pengalaman menjalani profesi kedepannya, untuk tetap menjaga professionalisme dalam ber-profesi dan melayani masyarakat dengan segenap usaha, kemampuan, dan tenaga, karena pengabdian masyarakat adalah salah satu fungsi kode etik etika profesi, harapan saya kita semua menjalani profesi kita dengan hal - hal demikian, untuk kehidupan yang lebih baik dan teratur.
Sekian, Terima Kasih.
Komentar
Posting Komentar