UU ITE & REVOLUSI INDUSTRI 4.0

 23 - 10 -2023, Campus of future Harmony


Revolusi Industri 4.0 dan dampaknya.


Revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan kita. Dulu, kita mungkin merasa sulit untuk melakukan telepon kabel, namun sekarang dengan adanya teknologi informasi, segala sesuatu menjadi lebih efisien. Kita bisa melakukan pertemuan secara online dan menyelesaikan tugas lewat daring.

Salah satu elemen penting dalam revolusi industri 4.0 adalah Internet of Things (IoT), yang memungkinkan kita untuk mengendalikan berbagai barang dari jarak jauh melalui internet. Selain itu, ada juga asistensi teknologi yang dapat membantu kita dalam berbagai hal. Namun, penting untuk diingat bahwa teknologi hanya seharusnya menjadi pemicu, bukan pengganti kreativitas dan orisinalitas kita.

 Revolusi industri 4.0 juga telah membawa perubahan dalam struktur generasi. Ternyata selama berkembangnya peradaban dan berjalannya waktu , para ahli juga membagi beberapa zaman dalam peradaban manusia. Peradaban manusia selama kemajuan teknologi industri terbagi menjadi lima generasi, generasi Baby Boomer, generasi X, generasi Milenial, generasi Z, dan generasi Alpha. Semua generasi ini memiliki karakteristik dan kebiasaan yang berbeda-beda.

Namun, revolusi industri 4.0 tentu saja membawa dampak positif dan negatif. Ada pekerjaan yang dulu dikerjakan manusia dan sekarang dikerjakan mesin. Di perkirakan 65% anak sekolah akan menjadi pekerja yang dulunya belum ada sekarang.

Transformasi Revolusi Industri juga membuat toko dan taxi konvensional berkurang dan kurang diminati. Fenomena sosial juga menjadi salah satu efek dari teknologi informasi, dari sana muncullah cyber law (UU ITE) yang mana menjadi undang-undang yang mengatasi kemajuan teknologi informasi.

Dasar UU ITE yang bisa diambil sebagai contoh adalah pembangunan sosial mengikuti dinamika masyarakat. Isi UU ITE ada 13 bab, Kenapa terdapat perubahan pada UU ITE? untuk menghindari multitafsir yang bisa saja terjadi, karena perbedaan zaman juga menciptakan perbedaan kemajuan teknologi dan pasal, kemudian juga untuk menurunkan ancaman pidana.

Kesimpulan.

Menurut penyampaian pak Fahrobby, orang asing melihat Indonesia sebagai target market yang besar. Maka dari itu banyak industri dan perusahaan negara asing menjamur di Indonesia tanpa berbondong - bondong menjajakan produk mereka yang notabenenya lebih maju teknologinya dibanding negara kita, tugas kita sebagai orang berpendidikan, adalah untuk merubah hal itu. Kita menempuh pendidikan, untuk menjadikan sesuatu yang baik menjadi lebih baik, kita menempuh pendidikan bukan untuk karir maupun uang.

Sekian, terimakasih.

Komentar